Jenis dan Cerita Wayang yang Bagus, Menarik dan Terkenal

Jenis dan Cerita Wayang yang Bagus, Menarik dan Terkenal

Wayang adalah suatu kesenian khas Indonesia yang berkembang sangat pesat di pulau Jawa dan Bali. Dulu para Wali Sembilan di Jawa telah membagi wayang menjadi tiga bagian, yaitu Wayang Kulit di bagian timur, Wayang Wong dibagian tengah, dan Wayang Golek dibagian barat. Orang atau Wali yang paling berjasa dalam perkembangan wayang adalah Raden Patah dan Sunan Kali Jaga.

Ketika masuknya Islam, terdapat pertunjukan yang menampilkan “Tuhan” atau Dewa” dalam wujud manusia dan pertunjukan itu sangat dilarang. Maka munculah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi. Jadi, yang ditonton hanyalah bayangannya.

Wayang tersebut akhirnya berkembang dengan nama Wayang Kulit yang digunakan untuk menyebarkan agama Islam. Seiring berjalannya waktu berkembangkah Wayang Sadat yang digunakan untuk memperkenalkan nilai-nilai islam.

Disini kita akan belajar bersama tentang macam-macam jenis wayang dan juga contoh-contoh cerita wayang yang terkenal dikalangan masyarakat.

Jenis-Jenis Wayang

Wayang adalah suatu pertunjukan yang digunakan untuk menghibur para menikmat seni. Dan Dahulu wayang digunakan sebagai media dakwah dalam agama Islam. Wayang sendiri dibagi menjadi beberapa jenis.

Wayang Kulit

Kerajinan Wayang Kulit
gambar https://wayangku.id

Wayang kulit adalah seni tradisional dari Indonesia yang berkembang pesat didaerah Jawa. Wayang sendiri berasal dari kata Ma Hyang yang memiliki arti lebih menuju kepada Dewa atau Tuhan Yang Maha Esa.

Ada juga sebagian masyarakat yang mengartikan Wayang yang berasal dari bahasa Jawa dan memiliki arti “Bayangan”. Kenapa bayangan? Karena kita atau penonton pertunjukan wayang dapat menyaksikan pertujukan dari belakang kelir dan yang terlihat hanyalah bayangannya saja.

Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang tersebut dan diiringi dengan musik gamelan yang dimainkan oleh sekelompok orang yang biasa disebut dengan Nayaga. Tidak hanya itu dalang juga ditemani dengan penyanyi-penyanyi tembang yang disebut dengan pesinden.

Ketika dalang memulai pertunjukannya, dibelakang kelir atau kain putih akan dipasang lampu listrik atau lampu minyak agar bayangan dari wayang tersebut dapat terlihat dan penonton yang berada disisi lain juga dapat melihatnya. Untuk melihat bayangan wayang dari kelir hendaknya penonton mengenali satu persatu tokoh wayang yang sedang dimainkan agar dapat mengerti alur ceritanya.

Wayang Orang

kesenian wayang orang
gambar https://img.jakpost.net

Wayang orang atau sering disebut dengan istilah wayang wong adalah wayang yang dimainkan oleh sekelompok orang dengan tokoh masing-masing. Wayang orang diciptakan oleh Sultan Hamangkurat I pada tahun 1731.

Sesuai dengan namanya, pertunjukan wayang tersebut tidak lagi dipertunjukan dengan menggunakan boneka-boneka wayang namun dengan menggunakan orang sebagai penggantinya.

Saat pertunjukan mereka akan memakai pakaian-pakaian dan perhiasan yang sama seperti yang dipakai pada wayang kulit. Untuk mendaptak bentuk dan wajah yang mirip, mereka juga menggunakan make up juga menambahkan lukisan pada tubuh atau wajah mereka.

Cerita yang dipertunjukan dalam wayang orang biasanya adalah pertunjukan cerita kolosal, misalnya adalah Mahabharata dan Ramayana. Dalam setiap pertunjukan biasanya akan ada tarian kolosal dari pemain dalam setiap jeda cerita. Selain itu akan ada juga yang berperan sebagai Punakawan yang akan mencairkan suasana dengan penggambaran sebagai orang kecil atau masyarakat umum, dan juga sebagi abdi dalem.

Wayang Bambu

kesenian wayang bambu
gambar https://i.ytimg.com

Wayang Bambu adalah salah satu kesenian jawa yang termasuk langka. Wayang Bambu berasal dari Kasundan Jawa barat. Kesenian Wayang Bambu diciptakan dan dikembangkan oleh Ki Drajat yang juga menjadi seorang dalang dari Wayang Kayu tersebut.

Bentuk dari Wayang Bambu hampir mirip dengan Wayang Golek dan begitupun dengan pakaiannya. Hanya saja kedua wayang ini memiliki perbedaan pada bagian wajahnya. Wayang Bambu cenderung lebih polos dan tanpa lukisan wajah.

Tujuan dari Wayang Bambu dibuat polos adalah agar penonton dapat berimajinasi bagaimana wajah dari tokoh wayang tersebut, apakah wajahnya baik atau bahkan menyeramkan. Pada bagian dada Wayang Bambu dibuat dengan khusus, yaitu bisa naik turun seperti orang yang sedang bernafas.

Wayang Kayu atau Wayang Golek

kesenian wayang golek
gambar https://previews.123rf.com

Wayang Golek adalah salah satu kesenian wayang yang terbuat dari kayu. Wayang Golek adalah wayang hasil dari perkembangan wayang kulit. Wayang Golek adalah wayang yang diperkenalkan oleh Sunan Kudus di daerah Kudus itu sendiri, Cirebon, dan Parahyangan.

Munculnya dan berkembangnya Wayang Golek di wilayah pesisir utara pulau jawa adalah pada awal abad ke-17. Waktu itu perkembangan Wayang Golek sangat kurang karena warga Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah terlebih dahulu mengenal dan menggemari wayang kulit.

Namun Wayang Golek saat itu menarik para ulama dan para santri Cirebon yang sedang berkunjung atau menuntut ilmu di daerah Kudus dan muncul ide untuk membawa Wayang Golek ke daerah Cirebon.

Pada saat itu, pementasan Wayang Golek masih menggunakan Wayang Cepak. Kenapa disebut cepak? karena Wayang Goleknya masih memiliki bentuk yang datar, tidak seperti yang saat ini.

Wayang Motekar

wayang motekar
gambar https://i.ytimg.com

Wayang Motekar adalah pertunjukan wayang yang bayang-banyangnya tampil dengan penuh warna. Biasanya wayang ini terbuat dari bahan plastik, pewarna yang transparan, dan juga menggunakan sistem pencahayaan serta layar yang khusus.

Wayang Motekar pertama kali ditemukan oleh Herry Dim setelah bereksperimen kurang lebih sekitar delapan tahun. Wayang ini pertama kali dipentaskan di daerah Bandung 30 Juni 2001 yang diberi nama “Gambar Motekar”. Seiring dengan perkembangan zaman, oleh Prof. Dr. Yus Rusyana nama tersebut diberi tambahan ” Teater Kalangkang” kemudian menjadi “Teater Kalangkang Gambar Motekar”. Kemudian untuk dapat terhubung langsung dengan induk keseniannya, pertunjukan ini memilih nama yang singkat yaitu “Wayang Motekar”.

Wayang Rumput/Wayang Suket

wayang suket
gambar https://2.bp.blogspot.com

Wayang Suket adalah tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput atau dalam bahasa jawa disebut suket. Wayang suket ini biasanya digunakan untuk menyampaikan tuntunan dan cerita perwayangan kepada anak-anak yang tinggal di desa khususnya Jawa.

Untuk membuat Wayang Suket kita membutuhkan rumput yang kemudian dianyam atau dibentuk sesuai dengan betuk figur wayang yang diinginkan. Karena wayang ini berasal dari rumput maka tidak akan bisa bertahan lama dan tidak dapat digunakan secara terus-menerus.

Cerita-Cerita Wayang

Wayang Ramayana

Wayang ramayana
gambar https://cf.shopee.co.id

Cerita wayang Ramayana adalah cerita wayang yang menceritakan tentang kisah cinta Dewa Rama dan Dewi Sinta.

Dewa Rama adalah anak pertama dari Prabu Dasarata bersama sang permaisuri Dewi Kosalya. Dewa Rama memiliki adik bernama Baratha dari Dewi Kekayi, serta Lesmana dan Satrugna dari Dewi Sumitra.

Ketika Prabu Dasarata akan menurunkan tahta kerajaannya kepada Rama, sang Dewi Kekayi ibu dari Baratha meminta kepada Prabu Dasarata agar Barathalah yang mendapatkan tahta tersebut dan yang sebenarnya Baratha sama sekali tidak ingin memilikinya. Dan akhirnya Prabu Dasarata memberikan tahtanya kepada Baratha. Dan Baratha sendiri memimpin kerajaan dengan atas nama Rama.

Kala itu Resi Wiswamitra meminta Rama untuk membantunya menjaga hutan dari ancaman para raksasa. Akhirnya Rama dan Sinta memilih untuk tinggal didalam hutan yang juga ditemani oleh Lesmana.

Disisi lain ada seorang raksasa yang sedang jatuh cinta pada Dewi Wediowati yang telah mati dan kemudian lahir kembali menjadi sosok Dewi Sinta istri dari Dewa Rama. Akhirnya Rahwana selalu mengawasi Dewi Sinta dan selalu berusaha untuk menculiknya dan menjadikan Dewi Sinta Menjadi Istrinya.

Dengan Berbagai macam cara telah Dilakuan oleh Rahwana dan akhirnya Sinta berhasil diculik. Setelah Rama mendengar berita itu dia langsung menyerang kerajaan Alengka yaitu kerajaan dari Rahwana. Rahwana akhirnya kalah dan mati, kemudian tahta kerajaan diserahkan kepada Wibisana dan Sinta kembali ketangan Rama.

Mahabharata

wayang mahabharata
gambar https1.bp.blogspot.com

Cerita Wayang Mahabharata adalah cerita dari sastra kuno yang ditulis oleh Bhegawan Byasa/Wyasa.

Cerita ini mengisahkan tentang perebutan tahta kerajaan Hastinapura yang diperebutkan oleh Pandawa dan Kurawa.

Padawa adalah lima orang yang memiliki watak baik, tegas, dan bijaksana. Mereka adalah Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Tiga saudara pertama adalah putra dari Pandu dan Dewi Kunti. Sedangkan Nakula dan Sadewa adalah putra kembar dari Raja Pandu dan Dewi Madri.

Kurawa adalah 100 orang laki-laki dari Raja Destrarastra dan Dewi Gandari. Kurawa miliki sifat yang kurang baik dan selalu ingin menjatuhkan Pandawa. Kakak tertua dari Kurawa adalah Duryudana. Duryudana sangat menginginkan tahta kerajaan agar jatuh ketangannya.

Karena Kurawa sudah terlalu benci dengan pandawa akhirnya terjadi perang besar yang disebut dengan Perang Batarayuda. Dalam Perang Batarayuda Bisma (kakek dari pandawa dan kurawa) berada pada kubu Kurawa, dan kubu Pandawa dibantu oleh Krisna.

Bisma yang berada di kubu Kurawa mati terbunuh ditangan Srikandi yang termasuk titisan dari Dewi Amba yang dulu terbunuh oleh Bisma.

Perang Batarayuda Dimenangkan oleh para Pandawa LIma dan kemudian tahta kerajaan Hastinapura Jutuh ketangan Yudistira.

 

Setelah membaca artikel di atas tentang jenis-jenis wayang dan cerita wayang semoga pengetahuan kita dapat bertambah dan bermanfaat. Dan kita sebagai warga negara Indonesia sudah seharusnya mencintai budaya bangsa dan melestarikannya agar budaya kita tidak diakui oleh negara lain.

Sekian dari saya, semoga pembahasan diatas bermanfaat. Apabila ada salah-salah kata dan pengetikan saya mohon maaf. Terima kasih.

Leave a Comment