Peraturan-Peraturan Dalam Olahraga Lompat Jauh

Peraturan-Peraturan Dalam Olahraga Lompat Jauh

Lompat Jauh

LompatĀ  jauh adalah olahraga yang termasuk olahraga atletik. Lompat jauh adalah olahraga melompat yang bertujuan untuk mencapai titik tuju yang terjauh. Olahraga ini sangat sering dipertandingakan di dalam kejuaraan-kejuaraan olaraga.

Lompat jauh adalah olahraga yang dipergunakan untuk pelatihan militer perang pada masa olimpiade kuno. Kenapa lompat jauh? karena lompat jauh dapat melatih ketangkasan para prajurit dalam melawan rintangan-rintangan yang ada.

Peraturan Lompat Jauh

olah raga lompat jauh
Gambar oleh skeeze dari Pixabay

Sama seperti permainan olahraga-olahraga lainnya, olahraga lompat jauh juga memiliki peraturan yang harus diketahui dan dipatuhi. Peraturan-peraturan tersebut ditujukan untuk peserta, lapangan, pengukuran lompatan, diskualifikasi, tugas juri, penentuan pemenang.

Peserta

pemain lompat jauh melompat sekuat tenaga untuk mendapatkan poin terbaik
Gambar oleh skeeze dari Pixabay

Setiap peserta memiliki kemampuan dan keahlian masing-masing didalam bidangnya. Namun dengan keahlian tersebut, mereka juga tetap harus mengikuti peraturan yang telah dibuat agar pertandingan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Peraturan untuk melalukan lompat jauh untuk para peserta yang harus dipatuhi adalah:

  1. Peserta kejuaraan lompat jauh yang pesertanya lebih dari 8 orang, maka setiap peserta diminta untuk melakukan lompatan sebanyak tiga kali. Lompatan yang paling jauh akan diambil sebagai nilai.
  2. Peserta kejuaraan lompat jauh yang pesertanya kurang dari 8 orang, maka peserta diminta untuk melakukan lompatan sebanyak 6 kali dan secara bergiliran.
  3. Pengukuran hasil lompatan akan dilakukan saat semua peserta sudah selesai melakukan lompatan. Pengukuran dimulai dari titik besar terdekat dengan bak pasir lompatan.
  4. Waktu yang diberikan kepada peserta adalah 1,5 menit untuk melakuakan lompatan.
  5. Lompatan dengan hasil terbaik adalah yang akan dicacat agar dapat dilakukan pemilihan pemenang.

Lapangan

arena lompat jauh
gambar oleh insanajisubekti.files.wordpress.com

Lapangan adalah tempat umum yang luas dan biasanya digunakan untuk olahraga. Tidak hanya untuk peserta saja peraturan dibuat, tetapi lapanganpun telah dibuatkan peraturan. Peraturan untuk kategori lapangan biasanya terletak pada ukurannya. Berikut adalah aturan-aturannya.

  1. Papan tolakan yang digunakan harus berukuran 1,22 meter dengan ketebalan 5 cm dan 20 cm.
  2. Lintasan awalannya berukuran 45 meter dengan ketebalan 1,2 meter
  3. Papan plastisin diletakkan didekat tempat pendaratan agar jejak kaki yang diciptakan peserta dapat dicatat dengan baik yang misalnya ada kesalahan tolakan yang diciptakan sekurangnya adalah 1 meter dari bak pasir pendaratan.
  4. Lebar dari bak pendaratan adalah 2,75 meter dengan minimal 10 meter jarak antara jarak lompatan dengan akhir area lompatan.
  5. Tinggi permukaan pasir pada bak pendaratan juga harus sama dengan bigian sisi atas tolakan pendaratan.

Pengukuran Lompatan

pengambilan ukuran lopat jauh
gambar oleh mmc.tirto.id

Pengukuran lompatan dalam pertandingan lompat jauh harus sesuai dengan peraturan yang sudah dibuat. Apabila tidak sesuai dan ada sedikit saja perbedaan maka sudah bisa mempengaruhi hasil yang akan didapatkan.

Berikut peratuan untuk pengukuran lompatan:

  1. Pengukuran lompatan keseluruhan diukur dari bekas lompatan di bak lompat sampai ke balok tumpuan.
  2. Pengukuran diukur dengan tegak lurus dari garis tumpuan maupun perpanjangannya.
  3. Lompatan yang diukur oleh juri adalah lompatan yang sah.
  4. Yang berhak mengukur adalah juri dan biasanya adalah 2 orang.
  5. Juri pengukur akan mulai mengukur dari ujung balok tumpuan terdekan dengan bak pasir sampai ke titik awal pendaratan.
  6. Ketika pelompat berjalan mundur maka yang akan masuk ukuran adalah bekas jalan mundur pelompat. Maka dari itu pelompat diminta untuk berjalan maju.
  7. Alat yang ukur yang digunakan harus sama untuk setiap pelompat. Jadi alat ukurnya hanya satu.
  8. Pengukuran harus dengan sangat teliti, karena apabila keliru 1 cm saja maka akan sangat berpengaruh pada hasil akhir.
  9. Yang mencatat hasil akhir lompatan adalah juri penulis.

Diskualifikasi

pemain yang terdiskualifikasi
gambar oleh disk.mediaindonesia.com

Diskualifikasi adalah hal yang sangat tidak diinginkan oleh setiap peserta. Dengan mendapatkan keputusan diskualifikasi maka sudah terhenti langkah kita untuk masuk ke babak selanjutnya. Jadi, kita harus berhati-hati dalam dan selalu mematuhi peraturan yang ada.

  1. Peserta yang namanya dipanggil 3 kali tapi tidak kunjung melompat maka akan di diskualifikasi.
  2. Ketika pelompat mendarat dengan 2 kaki sebagai tumpuan.
  3. Pelompat melakukan pendaratan diluar bak lompatan.
  4. Pelompat melakukan penolakan diujung balok tumpuan, sebelum atau sesudah garis perpanjangan garis tumpuan.
  5. Ketika bagian tubuh peserta berada diluar garis batas tumpuan, baik saat ancang-ancang, saat hendak melakukan lompatan, maupun saat berlari kencang tanpa adanya tolakan.
  6. Peserta menyentuh daerah luar bak atau sebelum melakukan pendaratan yang tepat peserta menyentuh daerah luar bak pendaratan.
  7. Peserta melakukan pendaratan dengan suatu gerakan seprti salto dan semacamnya.

Tugas Juri

tugas juri menilai peserta
gambar oleh cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Pada setiap permainan atau kejuaraan pasti ada juri yang menilai. Begitu juga dengan permainan lompat jauh. Dalam permainan lompat jauh akan ada juri yang menilai hasil lompatan para peserta.

Juri dalam permainan lompat jauh selain bertugas untuk mengukur jatuhnya lompatan peserta mereka juga bertugas untuk mengibarkan bendera merah yang menandakan bahwa peserta melakukan kesalahan atau kegagalan yang nantinya akan didiskualifikasi. Juri juga akan mengangkat bendera warna putih ketika peserta melakukan lompatan dengan benar dan sah.

Dalam permainan olahraga lompat jauh ada lima juri yang bertugas, yaitu juri hakim, juri pengukur, juri pencatat, wasit 1, wasit 2.

  1. Juri Hakim bertugas sebagai pemutus keputusan atau penengah saat terjadi pelanggaran dalam pertandingan.
  2. Juri Pengukur bertugas untuk mengukur jauhnya lompatan peserta yang telah melakukan lompatan.
  3. Juri Pencatat bertugas sebai pencatat hasil maksimal yang telah dicapai oleh para peserta.
  4. Wasit 1 bertugas sebagai pengawas terhadap semua peserta sebelum memulai pertandingan.
  5. Wasit 2 bertugas sebagai pengawas terhadap semua peserta yang akan memulai pertandingan.

Penentuan Pemenang

Dalam menentukan pemenang dalam permainan lompat jauh memang terlihat mudah dengan menentukan lompatan yang paling jauh dari para peserta. Namun sebenarnya tidak semudah itu kerena memang ada ketetapan sejumlah prosedur yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh para peserta. Bahkan tes dopingpun harus dilakukan.

Untuk yang mendapatkan nilai sama dalam pertandingan, maka peserta diberikan kesempatan kedua untuk melakukan lompatan lagi dan untuk menghasilkan hasil yang terbaru sebagai penentuan. Namun kadang juga masih sering terjadi kesamaan nilai dan harus diulang kembali.

Apabila masih sama juga, dalam permainan lompat jauh pemenang akan ditentukan dari prestasi peserta sebelumnya. Ada kemungkinan juga kedua peserta memiliki prestasi yang sama sehingga akan terasa masih sulit dalam penentuannya. Apabila sudah demikian, maka barulah diadakan undian supaya mampu menentukan dan memutuskan pemenang lompat jauh.

Jadi kira-kira seperti itulah peraturan-peratuan yang ada dalam permainan olahraga lompat jauh. Untuk para atlet lompat jauh harus mengetahui peraturan-peratuan tersebut agar dapat bertanding dengan baik dan terhindar dari diskualifikasi.

Demikan artikel dan sedikit informasi dari saya, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk kita dan teman-teman atlet semua. Sekian dan terima kasih.

 

Leave a Comment