Menggunakan Sabut Kelapa (Cocopeat) Sebagai Media Tanam Terbaik

Menggunakan Sabut Kelapa (Cocopeat) Sebagai Media Tanam Terbaik

Bercocok tanam merupakan suatu usaha dalam sebuah lahan yang digunakan untuk menanam tanaman dan digarap sampai menghasilkan panenan. Bercocok tanam sendiri dilakukan di sebuah lahan yang luas dan yang mudah untuk ditanami.
Dalam kegiatan bercocok taman kini tidak hanya tanah yang digunakan dan diandalkan untuk media tanamnya, namun sekarang ada media lain yang bisa digunakan salah satunya adalah sabut kelapa atau yang biasa dikenal dena cocopeat.
Apa itu sabut kelapa atau cocopeat?
Kali ini kita akan membahas dan mengupas tuntas tentang cocopeat atau sabut kelapa. Langsung saja!!!

Apasih Cocopeat (Sabut Kelapa?)

 

Cocopeat

Sabut kelapa merupakan media tanam yang terbuat dari serabut kelapa yang dihaluskan sehingga menjadi serbuk halus. Sabut kelapa merupakan media tanam yang masuk dalam golongan bahan organik yang kualitasnya tidak kalah dengan tanah. Media tanam ini sangat mudah untuk ditemukan di negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Alasan banyak orang memilih cocopeat atau sabut kalapa untuk media tanam adalah karena bisa menyerap air dan juga bisa menggemburkan tanah yang akan ditanami. Sabut kelapa juga merupakan media tanam yang sangat ramah lingkungan karena cocopeat sendiri terbuat dari sabut kelapa yang memiliki sifat mudah terurai oleh alam.

Selain banyak digunakan untuk media tanam, cocopeat atau sabut kalapa juga bisa digunakan untuk media ternak. Hewan yang biasanya menggunakan cocopeat adalah cacing. Cocopeat juga bisa digunakan untuk bahan bakar pembuatan batu bata bahkan juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan panel untuk furnitur.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Sabut Kelapa (Cocopeat?)

Cocopeat

Setiap benda atau bahan yang telah dibuat atau diciptakan pastinya juga memiliki kelebihan dan kerurangan sesuai dengan porsinya masing-masing, begitu juga dengan cocopeat. Cocopeat juga memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kalian ketahui tentang kelebihan dan kekurangan cocopeat!

Kelebihan Sabut Kelapa (Cocopeat)

Cocopeat

Media tanam pengganti tanah terbaik adalah cocopeat karena sabut kelapa sendiri memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan media tanam yang lainnya.

Mudah Digunakan

Cocopeat adalah media tanam yang mudah digunakan dan sangat cocok untuk pemula yang baru saja belajar budidaya tanaman hidroponik, karena cocopeat memiliki tekstur dan bentuknya seperti tanah.

Cocopeat juga sangat mudah dalam hal perawatannya dari pada dengan media tanam lain.

Mudah Menyerap Air

Cocopeat adalahmedia tanam yang terbuat dari sekam atau sabut kelapa yang daya serap airnya cukup bagus bahkan sampai 10 kali lipat dari media tanam lainnya.

Cocopeat juga memiliki daya tampung air yang lebih banyak dari pada tanah, sehingga air yang masuk akan lebih mudah mengenai akar dan juga tidak mudah kering sehingga terhindar dari dehidrasi.

Ketika bertanam menggunakan cocopeat disarankan untuk lebih jarang menyiramnya agar akar didalamnya tidak mudah busuk karena media yang lembab dan basah.

Ramah Lingkungan

Sekam buah kelapa adalah bahan yang masuk dalam golongan bahan organik sehingga cocopeat juga masuk kedalam bahan yang ramah lingkungan serta mampu terdegradasi di dalam tanah apabila sudah tidak dipakai lagi.

Setelah digunakan, cocopeat masih bisa didaur ulang yang kemudian bisa dimanfaatkan kembali setelah massuk dalam pemrosesan.

Teksturnya Seperti Tanah

Tekstur dari cocopeat atau serabut kelapa ini mirip seperti tanah yang bisa membantu tanaman untuk lebih mudah beradaptasi dengan baik.

Lebih Awet

Cocopeat ini bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama dan juga tahan lama. Cocopeat atau sabut kelapa dapat melindungi tanaman dari berbagai serangan hama karena hama hanya berasal dari tanah dan tidak bisa atau tidak suka berada di media ini.

Kekurangan Sabut Kelapa (Cocopeat)

cocopeat

Selain kelebihan cocopeat juga memiliki kekurangan seperti media tanam lainnya. Berikut diantaranya adalah

Tidak Memiliki Unsur Hara

Kekurangan dalam cocopeat adalah tidak memiliki unsur hara seperti tanah, sehingga apabila ingin pertumbuhannya baik Anda bisa menambahkan suplemen atau larutan nutrisi untuk tanaman.

Tidak Steril Dari Jamur Pathogen

Cocopeat atau sabut kelapa ini kondisinya adalah tidak steril dari jamur pathogen, maka dari itu sebelum menggunakan cocopeat Anda harus mencuci dan menjemurnya terlebih dahulu untuk meminimalisir pertumbuhan jamur dan hama perusak.

Lebih Cocok Untuk Tanaman Berakar Basah

Media tanam cocopeat lebih cocok digunakan untuk tanaman yang akarnya cenderung hidup di daerah yang basah, karena pada dasarnya cocopeat ini mudah menyerap air dan juga memiliki kekuatan daya tampung tinggi.

Bagaimana Cara Membuat Cocopeat (Sabut Kelapa?)

Selain kita belajar tentang cocopeat, kita juga akan belajar tentang bagaimana cara membuat cocopeat.

Sebelum membuat kita perlu menyiapkan bahan-bahan yang akan kita gunakan untuk membuat cocopeat

Alat dan Bahan

  1. Serbuk serabut kelapa
  2. Pengayak
  3. Pengepres

Proses Pembuatan

  1. Jemur serbuk sabut kelapa sekitar satu hari hingga kadar air pada sabut kelapa turun hingga 15%. Apabila tidak menggunakan ukuran kelembapan yang benar, kalian bisa mengukurnya dengan cara manual yaitu dengan cara menempatkan bahan cocopeat kedalam wadah dan ukur kadarnya. Misalnya, bobot serbuk 1kg maka kadar airnya kurang dari 15% dan kalian harus menambahkannya lagi.
  2. Apabila kadar airnya tetap kurang dari 15%, maka lanjutkan ke tahap proses pengayaan. Hasil dari pengayaan tersebut disebut dengan “dust“.
  3. Setelah selesai tahap pengayaan, kemudian pisahkan serbuk kasar dengan serbuk yang halus.
  4. Setelah terpisah, press dust dengan menggunakan alat press yang sudah digunakan.
  5. Setelah di press, tunggu hingga cocopeat padat hingga menjadi balok dan siap digunakan.

Bagaimana Cara Mengaplikasikan Sabuat Kelapa (Cocopeat?)

Untuk menggunakan cocopeat di dalam pot atau mau menggunakannya sebagai campuran, maka kalian harus melakukan beberapa hal berikut:

  1. Tambahkan 30% tanah kebun ke dalam pot
  2. Tambahkan 30% kompos organik
  3. Tambahkan 20% cocopeat
  4. Tambahkan 20% serbuk kayu
  5. Setelah semua masuk dalam pot, kemudian campurkan bahan-bahan tersebut sampai rata.

Setelah tahap-tahap tersebut kalian lakukan, maka media tanam cocopeat bisa kalian gunakan.

Setalah kita bahas tentang cocopeat, kalian bisa mencoba untuk mencoba membuatnya dirumah kemudian menggunakannya sebagai media tanam tanaman yang kalian inginnya (hindari tanaman yang hidupnya di area berair atau basah).

Bisa jadi, budidaya yang kalian lakukan bisa berhasil dan berkembang dengan baik yang kemudian kalian bisa mengembangkannya lebih besar lagi atau kalian juga bisa menjadikannya bisnis rumahan yang menguntungkan.

 

Sekian pembahasan kali ini, selamat mencoba dan terima kasih.

Leave a Comment